Arsip Bulanan: Januari 2009

gong xi… gong xi… untuk semua kaum tiong hwa yang membuka blog ini. akhirnya ogut bisa menyempatkan diri lagi untuk berbagi dengan kalian. Dari segala kepenatan dan beragam pekerjaan yang menumpuk, ogut bisa meluangkan waktu untuk kalian dengan membuat beberapa ( cuma dua sih ) desain tentang IMLEK. Wah pasti deh di imlek ini banyak yang mengharapkan untuk mendapatkan banyak uang. tapi ingat pepatah jadul…. ” lebih baik memberi daripada diberi” sekarang ogut mencoba memberikan sesuatu yang mungkin akan berguna. ( ya mungkin buat desain amplop atau apalah). Buat yang mau ambil tinggal ambil, buat yang sekedar liat liat ya… tinggal liat liat namun JANGAN LUPA tetep kasih KOMEN, CACIAN, MAKIAN dsb. Okeh?!

JANGAN LUPA tetep kasih KOMEN, CACIAN, MAKIAN dsb. Okeh?! lewat e-mail, tulis di comment ato hp jg boleh koq.

Print


chinese-new-years-card-23

Aku benci, aku marah, dan aku ingin menendangya
jika ada salah seorang yang menganggap desain tidaklah terlalu berharga namun mereka menginginkannya.
Bodoh atau mereka tidak waras memang, tidak dapat melihat keindahan sekelilingnya selama hidupnya, secara tidak langsung mereka menghujat akan keagungan-NYA. Mereka anggap desain hanya sebuah pelengkap untuk semuanya, dari kemasan (packaging design), sign system ( Environment Graphic design) dan desain pameran (exhibition design) atau lainnya.
mereka pikir semua itu tidak memiliki hal yang mendasar untuk membuatya.
Konsep Konsep dan Konsep selalu dihujatkan pada seorang yang layak untuk menjabat sebagai mahasiswa jurusan Desain dimanapun.
Apalagi di dalam kampus yang tidak pernah dipandang sebelah mata oleh kampus-kampus ternama lainnya ITB contohnya
FSRD ITB lebih menekankan Konsep berfikir kepada mahasiswanya. Konsep berfikir untuk memecahkan permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, skala kecilnya mereka dibekali konsep untuk memecahkan masalah pribadinya.

FSRD ITB mencoba merubah pola pikir mahasiswa jurusan FSRD ITB untuk melawan arus kehidupan normal di masyarakat umum yang dimulai dari tugas-tugasnya yang merupakan awal pembentukan semua pola pikir baru yang lebih kreatif, pun juga yang dilakukan oleh dosen pembimbingku di kampus kecil sederhana di kota ini.

Dalam hal ini aku memang belum menjadi expert designer, tapi percayalah ini merupakan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sekeliling kita.
benar yang dituliskan oleh temanku bawa gerak adalah kodrat. Ketika kita semua (mahasiswa desain dan komunitas) tak bergerak menanggapi fenomena ini maka desain perlahan akan dimudahkan oleh mereka manusia yang tidak mengerti akan keindahan, karena tanpa dimulai dari pergerakan mahasiswa
dan komunitas desain maka cara pandang mereka tidak akan pernah berubah terhadap desain. Pergerakan menuntut cara pandang yang baru kepada masyarakat untuk lebih menghargai sebuah keindahan.
Dalam konteks ini aku ingin adanya penghargaan sebuah karya seni dari masyarakat yang melihatnya.

Aku ingin mereka sadar bahwa desain bukan sebuah pelengkap

oleh sebab itu mari kita (mahasiswa dan komunitas desain) bergerak

memperjuangkan karya – karya kita…